CALIFORNIA – ancaman Masak disajikan di laga pembuka Grup D Copa America Centenario. Argentina sukses mengalahkan Chile 2-1 di Stadion Levi, California, Amerika Serikat, Senin (2016/06/06) waktu setempat, Selasa (2016/07/06) WIB untuk klasemen grup sementara.

Game ini adalah reprise final Copa America tahun lalu. Pada saat itu, Chile keluar pemenang setelah mengalahkan Lionel Messi dkk melewati babak drama adu penalti.

Keduanya juga telah bertemu di kualifikasi Piala Dunia pada bulan Maret dan Argentina menang 2-1. Tapi Tim Tango meningkatkan kekalahannya dalam dendam kompetisi resmi terhadap Alexis Sanchez dan rekan-rekannya di Copa America Centenario.

turun tanpa Lionel Messi masih tidak cocok, Argentina kesulitan kiper Chile. Meskipun 45 menit pertama skor masih 0-0.

Argentina sudah menciptakan banyak peluang, hanya bisa gawang Chile di babak kedua atau tepatnya di menit ke-51 serangan balik cepat yang dikreasikan Ever Banega diselesaikan rapi oleh Angel Di Maria dengan tendangan kaki kiri. Skor berubah 1-0.

Argentina langsung menyerang lereng Chile, Delapan menit kemudian giliran Banega dua kali lipat posisinya setelah Fed Di Maria. Skor 2-0 untuk keunggulan Argentina.

Chile tertinggal, mencoba untuk memberikan tekanan. Namun serangan mereka mudah patah di lini tengah Argentina. Tapi di akhir pertandingan, Juan Antonio Pizzi adalah gol hiburan mencetak Jose Fuenzalida.

Penilaian menang 2-1 Argentina berlangsung sampai akhir. Kemenangan ini membuat Piala 2014 finalis sementara menduduki puncak grup D dengan poin 3. Intinya adalah sama seperti pada saat yang sama Panama mengalahkan Bolivia 2-1 juga. Sementara Chile sebagai kelompok penjaga

Act
Argentina.
Romero, Mercado, Funes Mori, Otamendi, Rojo, Mascherano Fernandez, Banega, Di Maria (Lamela’80), Gaitan (Kranevitter’87), Higuain (Aguero’74)

Chile:
Bravo Mena (Orellana’54), Jara, Mediterania, Isla, Vidal Diaz Aranguiz (Fuenzalida ’82), Sanchez, Beausejour, Vargas (Pinilla’68)